Senin, 01 Oktober 2012

Profil Singkat PERKUMPULAN PENGEMBANGAN PARTISIPASI UNTUK RAKYAT (PETRA)

clip_image003Pembentukan Perkumpulan Pengembangan Partisipasi untuk Rakyat (PETRA), dilatarbelakangi berkembangnya issu bahwa penerapan prinsip pembangunan yang tidak berkelanjutan telah menimbulkan kemiskinan struktural dan munculnya berbagai bencana lingkungan dimana-mana; hak kelola Rakyat dan kondisi Sumber daya alam (Hutan, air, lingkungan yang sehat) sebagai sumber penghidupan, semakin terabaikan dan terus dikorbankan; keterbatasan dan atau tertutupnya akses informasi dan pengetahuan telah menimbulkan banyaknya anggota masyarakat semakin menjadi korban sistem Hukum dan tujuan pembangunan yang sepihak; sistem politik dan pemerintahan yang otoriter telah menghancurkan sistem social masyarakat (kearifan budaya Gotong royong, kerjasama atau sama-sama kerja) yang memunculkan sifat individual dan konsumerisme pada masyarakat; berdasarkan kenyataan tersebut maka di perlukan upaya suatu gerakan untuk membangun dan mengembangkan suatu gerakan partisipasi internal masyarakat bersama multi stake holder untuk mencapai tujuan, harapan, dan kebutuhan secara bersama-sama.

PETRA dibentuk pada 16 Maret 2003 yang bertujuan untuk : Menumbuhkan kembangkan peran partisipasi aktif masyarakat lokal dalam kegiatan Konservasi, Pertanian organic, kerajinan dan pedidikan Lingkungan yang pada akhirnya bertambahnya nilai ekonomi masyarakat lokal; Menumbuhkembangkan peran menejerial para kelompok dampingan LSM atau organisasi latent di tingkat masyarakat; Membangun sisnergitas gerakan untuk mempertahankan, memanfaatkan mengembangkan kawasan Sumber Daya Alam dan Daerah aliran sungai yang potensial untuk penambahan nilai ekonomi, guna penguatan keberlanjutan pewarisan sumber daya alam; Mendorong gerakan-gerakan Rakyat , LSM dan pihak-pihak yang berkepentingan bekerjasama melalui : jaringan, advokasi kebijakan, penyebaran informasi dan pengembangan kapasitas.

Sebagai organisasi masyarakat PETRA memiliki motivation Order :Berbaur dengan masyarakat; Tinggal dengan masyarakat; Menyanyangi masyarakat; Melayani Masyarakat; Berencana dengan masyarakat; Mendengar dari masyarakat; Memulai dari apa yang masyarakat tahu; Mengembangkan apa yang mereka punya.

Berdasarkan tujuan dan latar belakang organisasi, sebanyak 15 orang anngoata perkumpulan PETRA telah dan sedang melaksanakan kegiatan antara lain : PNPM-Lingkungan Mandiri pedesaan ( LMP ) di wilayah Kabupaten Mandaling Natal, Tapanuli Selatan, Pakpak Bharat ; Konservasi bentang Alam Hutan Batang Toru- Taman Nasional Batang Gadis ( TNBG ), yang didukung oleh TFCA-Sumatra ; Pemetaan Pemanfaatan Hutan dan Kebun di Kawasan Tengah dan Hulu DAS Aek Raisan Kecamatan Adiankoting serta Kajian Kelayakan Koridor antara Hutan Di bagian Selatan dan Utara dari Jalan Tarutung-Sibolga, kerja sama dengan dan Pembuatan tata ruang tingkat kecamatan yang didukung oleh OCSP-USAID ; Pelatihan Pemandu Pertanian Holticultura Organic Bagi Kaum Perempuan Petani Di Tepi Hutan Lindung Dolok Ginjang Untuk Menjawab Kebutuhan Nutrisi Keluarga, konsorsium dengan Yayasan Ekowasata Sumatera (YES) – Saamdhana; Study Ancaman dan Upaya Pengorganisasian Rakyat Guna Keberlangsungan Hidup Orangutan Di Berbagai Hutan Kabupaten Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah, kerja sama dengan CI-IP; Upaya Membangun dan Memperkuat Swadaya Masyarakat Lokal Melalui Konsep Policulture Terintegrasi untuk Peningkatan Ekonomi dan Pelestarian Hutan dan Sungai Di Kawasan Hutan Register 18 (Dolok Ginjang) Bagian Selatan, konsorsium kegiatan dengan YES – GEF-YBUL; Membangun forum diskusi masyarakat dalam upaya pelestarian bantaran sungai, kerjasama dengan ESP – USAID; Investigasi kondisi hutan di kawasan HPH di Tapanuli Tengah, kerjasama dengan Ys Telapak Bogor; Investigasi kondisi hutan TNGL kab langkat , kerjasama dengan Unit menejemen Leuser (UML–YLI); Pengembangan usaha produski perkebunan rakyat di Kec Adian Koting taput, kerjasama dengan YES – Ys Kemala Jakarta/DFID; Pendidikan keanekaragaman hayati ekosistem sungai untuk pelestarian Sub Das Deli, konsorsium dengan YES – JICA CEP.

Dalam pelaksanaan kegiatannya PETRA membawakan issu tentang Hasil Hutan Non Kayu; Pertanian Organik; Teknologi tepat guna; Hutan dan satwa; Sungai dan ikan; Gender; Kesehatan Lingkungan; Usaha Bersama Simpan Pinjam(UBSP). Setiap pelaksanaan kegiatan PETRA selalu berlandaskan pada uraian kegiatan utama yakni Study; Pengorganisasian dan Peningkatan Partisipasi; Pengembangan masyarakat; Penguatan Kapasitas dan Leadership masyarakat; Konservasi dan pendidikan Lingkungan; Kampanye, advokasi dan study kebijakan; Penyebaran informasi; Pemasaran berbasis Organisasi masyarakat.

Sebagai organisasi lingkungan, PETRA membina jaringan dengan LSM lingkungan, ditingkat Nasional dengan : Forest Watch Indonesia (FWI) dan Jaringan pendidikan Lngkungan (JPL) . di Tingkat propinsi dengan Koalisi peduli Hutan Sumatra ( KPHSU ), Aliansi penataan Ruang Sumatra ( APTRSU ), Dewan kehutanan Daerah Sumatra Utara ( DKD Sumut ) , Dinas Kehutanan Sumatra Utara, BP DAS Asahan –barumun , BPDSA Wampu Ular , Bappedasu, BLH Sumut

Dalam membangun gerakan Advokasi dan Komunikasi, PETRA aktif dalam berbagai Milis Lingkungan, aktif dalam berbagai pertemuan yang di prakarsai LSM baik di tingkat Propinsi maupun Nasional.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons